Detail berita
Keputusan Bersama Almanak Islam
Jumat, 28-Sep-2012

Dewan Hisab dan Rukyat dan Dewan Hisbah PP. Persatuan Islam telah membuat Keputusan Bersama tentang Almanak Islam 1434 H. Dengan keputusan bersama tersebut, diharapkan bisa menjadi pegangan dan rujukan secara lebih kukuh, kompak dan solid dengan penuh ukhuwah dalam berjam'iyah. Maka dengan ini kami turunkan keputusan bersama tersebut.

KEPUTUSAN BERSAMA

DEWAN HISAB DAN RUKYAT DAN DEWAN HISBAH

Nomor: 006/PP-C.1/A.3/2012

Nomor:020/PP-C.1/A.2/2012 

TENTANG

ALMANAK ISLAM 1434 H.

بسم الله الرحمن الرحيم 

DEWAN HISAB DAN RUKYAT DAN DEWAN HISBAH

Memperhatikan :  a.   Pengarahan Ketua Dewan Hisbah Persatuan Islam;

                            b.  Pengantar Ketua Dewan Hisab dan Rukyat Persatuan Islam yang diwakili oleh sekretaris Dewan Hisab dan Rukyat;

                          c.   Penyampaian hasil perhitungan Almanak Islam tahun 1434 H. oleh para anggota Dewan Hisab dan Rukyat;

                         d.  Pembahasan dan penilaian dari para anggota Dewan Hisab dan Rukyat dan anggota sidang Dewan Hisbah terbatas.

Menimbang    :    a. Adanya keharusan didahulukan ijtihad jama’i dari pada ijtihad fardli di jam’iyah Persatuan Islam;

                          b. Adanya potensi perbedaan dalam memulai awal bulan qomariyah pada Almanak Islam tahun 1434 H. Persatuan Islam dengan kriteria selain Imkanur Rukyah;

                            c.   Ketrentraman umat dan keutuhan jam’iyyah perlu diperhati.

Mengingat :             1.   Qanun Asasi Bab V pasal 16 ayat 3;

                              2.   Qanus Asasi Bab V pasal 17 ayat 3;

                              3.   Qanun Dakhili Bab V pasal 59 ayat 1 sampai 3;

                              4.   Qanun Dakhili Bab V pasal 67 ayat 1 dan pasal 68 ayat 3;

                              5.   Pedoman Kerja Dewan Hisbah Paragaf 2 pasal 42 ayat 1 sampai 5;

                              6.   Pedoman Kerja Dewan Hisab dan Rukyat paragraf 4 pasal 45 ayat 1;

                               7.   Kaefiyat Kerja Dewan Hisab dan Rukyat PP Persis Bab I Pasal 4 ayat 1;

                               8.   Keputusan Bersama Dewan Hisab Dan Rukyat dan Dewan Hisbah tanggal 8 Jumadil Ula 1433 H/31 Maret 2012 Tentang Kriteria Imkanur Rukyah Persis

 

MEMUTUSKAN :

Menetapkan :   KEPUTUSAN BERSAMA DEWAN HISAB DAN RUKYAT DAN DEWAN HISBAH TENTANG ALMANAK ISLAM 1434 H.

KESATU       :    Almanak Islam 1434 H adalah sebagaimana tersebut dalam lampiran keputusan ini.

KEDUA        :    Untuk keseragaman memulai ibadah shaum, Idul Fitri dan Idul Adha Pimpinan Pusat Persatuan Islam agar mengeluarkan surat edaran. 

KETIGA       :    Apabila terjadi kekeliruan dalam surat keputusan ini, maka akan diadakan perbaikan seperlunya.

KEEMPAT   :    Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

 

الله يأخذ بأيدينا إلى ما فيه خير للإسلام والمسلمين

                                                                                                                                                            Ditetapkan di Bandung

Pada tanggal 28 Syawwal 1433 H. /

                    15 September 2012 M.                                                                                         

 

DEWAN HISAB DAN RUKYAT                                                   

Ketua,                                 Sekretrais,

 

H. M. Iqbal Santoso           Syarief Ahmad Hakim         

DEWAN HISBAH

Ketua,                                             Sekretaris,

KH. Usman Sholehuddin              KH. Zae Nandang

 

 

LAMPIRAN KEPUTUSAN BERSAMA

DEWAN HISAB DAN RUKYAT DAN DEWAN HISBAH

Nomor: 006/PP-C.1/A.3/2012

Nomor:020/PP-C.1/A.2/2012

TENTANG

ALMANAK ISLAM 1434 H.

A.   DATA POKOK ALMANAK

ALMANAK ISLAM 1434 H

  1. MUHARRAM 1434 H

§   Ijtima’ akhir Dzul Hijjah 1433 H. pada hari Rabu, 14 November 2012, pukul 5:08 WIB.

§   Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 6° 29’ 57” dan jarak sudut Bulan-Matahari 6° 31’23”

§   Rabu, 14 November 2011, saat maghrib (malam Kamis) di wilayah Indonesia hilal sudah imkanur ru’yah, maka 1 Muharram 1434 H. ditetapkan Kamis, 15 Nopember 2012 M.

 

  1. SHOFAR 1434 H

§  Ijtima’ akhir Muharram 1434 H. pada hari Kamis, 13 Desember 2012, pukul 15:42 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 0° 11’ 48” dan jarak sudut Bulan-Matahari 2° 31’ 27”

§  Kamis, 13 Desember 2012, saat maghrib (malam Jum’at) di wilayah Indonesia hilal  belumimkanur ru’yah, maka bulan Muharam digenapkan 30 hari (istikmal) dan1 Shofar 1434 Hditetapkan Sabtu, 15 Desember 2012 M.

  1. ROBI’UL AWWAL 1434 H

§  Ijtima’ akhir Shofar 1434 H. pada hari Sabtu, 12 Januari 2013, pukul 2:44 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 6° 08’ 25” dan jarak sudut Bulan-Matahari 9° 26’ 45”

§  Sabtu, 12 Januari 2013, saat maghrib (malam Ahad) di wilayah Indonesia hilal sudah imkanur ru’yah, maka 1 Robi’ul Awwal 1434 H. ditetapkan Ahad, 13 Januari 2013 M.

  1. ROBI’UTS TSANI 1434 H

§  Ijtima’ akhir Robi’ul Awwal 1434 H. pada hari Ahad, 10 Februari 2013, pukul 14:20 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib -0° 13’ 33” dan jarak sudut Bulan-Matahari 5° 35’ 27”

§  Ahad, 10 Februari 2013, saat maghrib (malam Senin) di wilayah Indonesia hilal belumimkanur ru’kyah, maka bulan Rabi’ul awwal 1434 digenapkan 30 hari (istikmal) dan1 Robi’uts Tsani 1434 H. ditetapkan, Selasa 12 Februari 2013 M.

  1. JUMAADIL ULA 1434 H

§  Ijtima’ akhir Robi’uts Tsani 1434 H. pada hari Selasa, 12 Maret 2013, pukul 2:51 WIB.

§  Di Sabang tinggi hilal waktu Maghrib 5° 46’ 17” dan jarak sudut Bulan-Matahari 8° 23’ 33”

§  Selasa, 12 Maret 2013, saat maghrib (malam Rabu) di wilayah Indonesia hilal sudah imkanur ru’yah, maka 1 Jumadil Ula 1434 H. ditetapkan Rabu, 13 Maret 2013 M.

  1. JUMAADITS TSANIYAH 1434 H

§  Ijtima’ akhir Jumadil Ula 1434 H. pada hari Rabu, 10 April 2013, pukul 16:35 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib -01° 27’ 20” dan jarak sudut Bulan-Matahari 2° 42’ 51”

§  Rabu, 10 April 2013, saat maghrib (malam Kamis) di seluruh wilayah Indonesia hilal belumimkanur ru’yah, maka bulan Jumadil Ula 1434 digenapkan 30 hari (istikmal) dan 1 Jumadits Tsaniyah 1434 H. ditetapkan Jum’at, 12 April 2013 M.

 

GERHANA BULAN SEBAGIAN

         Insya Allah akan terjadi Gerhana Bulan Sebagian pada hari Jum’at, 26 April 2013 M.

                                Kontak awal gerhana      = 2:52:24 WIB

                                Pertengahan gerhana    = 3:07:24 WIB

                                Kontak akhir gerhana     = 3:22:18 WIB

                Gerhana ini terlihat di seluruh wilayah Indonesia dengan piringan bulan yang tertutup bayangan inti bumi sekitar 1,5 %

 

 

                GERHANA MATAHARI CINCIN

                Insya Allah akan terjadi Gerhana Matahari Cincin pada hari Jum’at, 10 Mei 2013 M. 

§   Daerah yang terkena gerhana: Seluruh wilayah Indonesia kecuali NAD, Sumut, Sumbar dan Riau

§   Bentuk dan prosentase gerhana: Terlihat sebagai gerhana matahari sebagian dengan permukaan matahari yang tertutup bulan antara 19% s/d 70%

§   Durasi gerhana: Dari sekitar pukul 4:30 s/d 6:30 WIB (5:30 s/d 7:30 WITA) terlihat dari saat matahari terbit, kecuali untuk wilayah Maluku dan Papua mulai tejadi sekitar pukul 6:40 WIT sampai sekitar pukul 9:00 WIT.

  1. ROJAB 1434 H

§  Ijtima’ akhir Jumadits Tsaniyah 1434 H. pada hari Jum’at, 10 Mei 2013, pukul 7:28 WIB.

§  Di Pelabuhanratutinggi hilal waktu Maghrib 3° 45’ 11” dan jarak sudut Bulan-Matahari 3° 56’ 31”

§  Jum’at, 10 Mei 2013, saat maghrib (malam Sabtu) di wilayah Indonesia hilal belumimkanur ru’yah, maka bulan Jumadits Tsaniyah 1434 digenapkan 30 hari (istikmal) dan1 Rojab 1434 H. ditetapkan Ahad, 12 Mei 2013 M.

§  Bayang-bayang mengarah kiblat terjadi pada tanggal 28 Mei 2013, pukul 16:18 WIB.

  1. SYA’BAN 1434 H

§   Ijtima’ akhir Rojab 1434 H. pada hari Sabtu, 8 Juni 2013, pukul 22:56 WIB.

§   Di Pelabuhanratu saat mahrib setelah ijtima tinggi hilal +08° 08’ 57” dan jarak sudut Bulan-Matahari 08° 17’ 54”

§   Saat maghrib setelah ijtima yaitu Ahad, 9 Juni 2013, (malam Senin), di wilayah Indonesia hilal sudahimkaur ru’yah, maka 1 Sya’ban 1434 H. ditetapkan Senin, 10 Juni 2013 M.

  1. ROMADHAN 1434 H

§   Ijtima’ akhir Sya’ban 1434 H. pada hari Senin, 8 Juli 2013, pukul 14:14 WIB.

§   Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 0° 45’ 58” dan jarak sudut Bulan-Matahari 4° 34’ 24”

§   Senin, 8 Juli 2013, Saat maghrib (malam Selasa) di wilayah Indonesia hilalbelumimkanur ru’yah, maka bulan Sya’ban 1434 digenapkan 30 hari (istikmal) dan1 Romadhan 1434 H. ditetapkan Rabu, 10 Juli 2013 M.

§   Bayang-bayang mengarah kiblat terjadi pada tanggal 16 Juli 2013, pukul 16:27 WIB.

  1. SYAWWAL 1434 H

§  Ijtima’ akhir Romadhan 1434 H. pada hari Rabu, 7 Agustus 2013, pukul 4:51 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 4° 15’ 49” dan jarak sudut Bulan-Matahari 7° 18’ 48”

§  Rabu, 7 Agustus 2013, saat maghrib (malam Kamis) di wilayah Indonesia hilal sudahimkanur ru’yah, maka 1 Syawwal 1433 H. ditetapkan Kamis, 8 Agustus 2013 M.

  1. DZUL QO’DAH 1434 H

§  Ijtima’ akhir Syawwal 1434 H. pada hari Kamis, 5 September 2013, pukul 18:36 WIB.

§  Di Pelabuhanratu saat mahrib setelah ijtima tinggi hilal +09° 09’ 28” dan jarak sudut Bulan-Matahari 11° 14’ 58”

§  Saat maghrib setelah ijtima yaitu Jum’at, 6 September 2013(malam Sabtu), di wilayah Indonesia hilal sudahimkanur ru’yah, maka 1 Dzul Qo’dah 1433 H. ditetapkan Sabtu, 7 September 2013 M.

  1. DZUL HIJJAH 1434 H

§  Ijtima’ akhir Dzul Qo’dah 1434 H. pada hari Sabtu, 5 Oktober 2013, pukul 7:34 WIB.

§  Di Pelabuhanratu tinggi hilal waktu Maghrib 3° 39’ 48” dan jarak sudut Bulan-Matahari 4° 51’ 28”

§  Sabtu, 5 Oktober 2013, saat maghrib (malam Ahad) di wilayah Indonesia hilal belumimkanur ru’yah, maka bulan Dzul Qo’dah 1434 digenapkan 30 hari (istikmal) dan 1 Dzul Hijjah 1434 H. ditetapkan Senin, 7 Oktober 2013 M.

  1. MUHARRAM 1435 H

§   Ijtima’ akhir Dzul Hijjah 1434 H. pada hari Ahad, 3 November 2013, pukul 19:50 WIB.

§   Di Pelabuhanratu saat magrib setelah ijtima (Senin malam selasa) tinggi hilal +11° 15’ 54” dan jarak sudut Bulan-Matahari 11° 17’ 04”

§   saat maghrib setelah ijtima Senin, 4November 2013, (malam Selasa) di wilayahIndonesia hilal sudah imkanur ru’yah, maka 1 Muharram 1435 H. ditetapkan Selasa, 5November 2013 M.

Fikrah
DR.H. Irfan Syafrudin, MA
Sistem ekonomi Islam telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup manusia, meningkatkan keadilan dan persamaan dalam masyarakat, bangsa dan negara, ataupun antara masyarakat Islam dan masyarakat dunia. Di sadari sejak...more...
Dewan Tafkir
DR. Badri Khairuman
Yusuf al-Qaradhawi, yang dikenal di tanah air dengan nama Yusuf Qaradawi, adalah ulama kontemporer, yang sangat ditunggu-tunggu fatwanya oleh masyarakat muslim internasional. Ulama kelahiran Mesir tahun 1926 dan kini masih...more
Dunia Islam
BANGUI.Pembantaian kembali terjadi terhadap Muslim di Republik Afrika Tengah, dimana 13 Muslim dibunuh pada Senin (27/1) dalam penyerangan kelompok Muslim di negara tersebut. Sebelumnya Pejabat Hak Asasi Manusia PBB telah...more
INFO ASTRONOMI
POSISI BULAN
Office :
  • Jl. Perintis Kemerdekaan No. 2
  • Bandung, Jawabarat-Indonesia
  • Tel/Fax: 022-4220705/022-4220702
  • email: info[at]persatuanislam.or.id
atas